Selamat Datang

DiamAja adalah ruang belajar untuk belajar menjadi diri sendiri. Selama ini kita tidak sadar kalau kita sering mengira kalau yang muncul di pikiran kita adalah kita yang sekarang, padahal pikiran kita selalu menyajikan tayangan masa lalu dan masa depan. Kita sering terjebak di pikiran kita sendiri karena selalu menanggapi terus menerus.

Tidak heran kalau banyak orang capek karena dirinya tidak pernah hadir di saat ini. Sampai saat ini Anda merasa bukan diri Anda, Anda terjebak dengan dogma yang mengikat Anda sampai dengan saat ini.

Tidak sedikit orang yang stress karena selalu memperoleh kejadian berulang, seperti setiap kali memperoleh uang, uang itu tidak pernah singgah atau kita nikmati, tetapi langsung pergi karena harus membayar tagihan tagihan yang jika diamati, ada berbagai tagihan yang tidak perlu kita lakukan.

Pernahkah Anda sadar jika diri Anda ini LUAS dan menjadi SEMPIT karena Anda mengotakan diri Anda sendiri dengan dogma yang Anda peroleh dan yakini kebenarannya padahal belum tentu benar.

Diri Kita Punya Tiga Kehadiran

Ada tiga keadaan diri yang mungkin belum kamu sadari sepenuhnya:

Tubuh • Pikiran • Pengamat

Selama ini kita sering berada di Area Depan — di tubuh dan pikiran. Di sanalah kita menjadi reaktif, merasa sempit, terus-menerus menanggapi apa yang muncul. Padahal ada Area Belakang — tempat menjadi Pengamat — yang justru di sanalah kamu menemukan dirimu yang sebenarnya.

Kamu bukan tidak pernah ke sana. Kamu pasti sudah pernah berada di Area Belakang itu, cuma lupa cara kembali.

Menjadi Pengamat bukan berarti menjadi mati rasa. Kita tetap merasakan segalanya — tetapi kita bukan perasaan yang sedang dirasakan. Kita tetap ada, tenang, tidak tergoyahkan oleh apa pun yang terjadi.

Dan untuk kembali ke sana? Cukup berhenti sejenak — DiamAja. Menyadari apa yang sedang terjadi, hadir di saat ini — tidak lari ke masa lalu, tidak melompat ke masa depan.

Kembali ke Tempat yang Pernah Kamu Miliki

Pernahkah kamu merasa sudah berdoa, sudah berusaha sekuat tenaga — tetapi keadaan tetap begitu saja?

Coba ingat kembali: kapan terakhir kali kamu tidak cemas akan hari esok? Kapan kamu bisa tidur dengan tenang, sepenuhnya lelap?

Itulah kondisi yang sedang kamu cari. Itulah dirimu yang sesungguhnya — hadir sepenuhnya di saat ini, tanpa beban hari kemarin, tanpa takut hari esok.

Kamu tidak perlu menciptakannya. Kamu hanya perlu kembali.

CARA MASUK STATE PENGAMAT

Apa yang Bisa Kamu Temukan di Sini?

😌 Cara Memperlakukan Rasa Yang Nggak ENAK

Ketika Anda diberi rasa senang biasanya Anda tidak perlu effort untuk menerimanya, tetapi ketika Anda diberi Rasa yang NGGAK ENAK, berbagai macam cara Anda lakukan untuk menerima rasa itu. Banyak hal dikehidupan kita yang bisa terdampak akibat kita tidak bisa menerima diri sendiri secara utuh alias cuma bisa menerima YANG ENAK.

Gimana sih cara bisa menerima RASA TIDAK ENAK seperti RASA YANG ENAK ?

Karena Anda sudah ter-SISTEM alias udah terbentuk dari kecil, yang Anda butuhkan sebenarnya bukan pengajaran / pemahaman melainkan teman seperjalanan yang sudah lebih dulu tau caranya. Saya buka guru atau expert dibidang kebatinan, spiritual atau seorang psikolog, saya cuma orang biasa yang sudah lebih dulu belajar, fungsi saya disini menemani agar Anda bisa paham dan menemukan momen AHA-nya sendiri.

AKU MAU TAU CARANYA

MENERIMA DIRI KITA SENDIRI

Penumpukan atas penolakan rasa yang tidak enak yang Anda alami selama hidup, itu akan mengakibatkan Anda stress dan tingkat stress yang tinggi bisa memicu berbagai macam penyakit karena sistem imun tubuh sedang turun. Pernyataan ini sudah umum adanya dan Anda mungkin bisa cara datanya di dunia medis.

Dokter selalu menyarankan pasien jangan banyak pikiran, lepaskan pikiran yang mengganjal, tubuh harus banyak istirahat agar recovery sistem tubuh berjalan dengan baik. Tubuh kita ini bisa menyembuhkan diri sendiri dan perlu diketahui proses regenerasi sel rusak bisa terjadi dengan baik ketika kita bisa istirahat dengan baik.

Disini jelas terlihat kesehatan itu dipengaruhi sebagian besar dari mentalitas kita. Bagaimana cara memiliki kesehatan mentalitas yang baik? Semua dimulai dari diri sendiri dulu, apakah kita bisa menerima diri kita dengan baik?

Bergabung dengan Komunitas DiamAja

Perjalanan hidup akan terasa lebih ringan ketika dijalani bersama orang-orang yang memiliki tujuan yang sama. Di komunitas DiamAja, kita belajar bersama untuk menjalani kehidupan dengan lebih sadar, lebih tenang, dan lebih menerima.

Berbagi pengalaman - Saling mengingatkan - Dan bertumbuh bersama.

3 hal ini yang perlu Anda dapatkan setiap hari agar Anda tidak merasa sendirian, komunitas ini berisi orang orang yang satu frekuensi, sehingga kita bisa saling bertanya dan saling sharing. Saya akan selalu ada di group mendampingi teman-teman juga.

Ingat ya disini tidak ada guru semua statusnya sama yang membedakan hanya tingkat konsistensi untuk terus PRAKTEK. Menerima diri sendiri bukan sebuah konsep yang hanya CUKUP untuk dipahami tapi DIPRAKTEKAN

GABUNG KOMUNITAS
Scroll to Top